siang itu kota madinah nampak cerah dengan tebaran awan tipis dengan sesekali debugurun nan lembut menghampiri wajah-wajah mulia para sahabat Rosul. matahari belum begitu tinggi ketika mereka di kejutkan oleh suara gemuruh dari arah dateran tinggi kota madinah. nampak dari kejauhan debu gurun bergumpalan,mereka mengira ada badai yang akan menerjang kota,tak berapa lama berselang,dari balik gumpalan debu itu munculkafilah besar yang baru datang dari perjalanan bisnisnya. kafilah itu terdiri dari 700 kendaraan lengkap denganmuatannya,penduduk madinah sangat antusias menyambut kedatangannya karena kafilah itu telah membawa kekayaan yang begitu besar,
kafilah itu tak lain adalah Abdurrahman Bin Auf yang baru saja datang dari perjalanan bisnisnya dari syiria. melihat kejadian itu, nampak umul mukminin Aisyah mengingat2 sesuatu kemudian katanya, YA IBNU AUF RASULULLOH PERNAH BERSABDA BAHWA ENGKAU AKAN MASUK SURGA DENGAN PERLAHAN KARENA BANYAKNYA HARTAMU, tak menunggu melepas tali dagangannya segera ibnu Auf menuju kediaman Aisyah,katanya, YA UMUL MUKMININ,ENGKAU JADI SAKSI BAHWA SEMUA PERNIAGAAN INI AKU PERSEMBAHKAN DI JALAN ALLOH,senilai 64 miliar ia serahkan secara cuma2. maka inilah pribadi dari ibnu Auf sosok sahabat Rosul yang terkaya,tp juga ia sosok yang paling dermawan,cintanya kepada Alloh,membuat ia selalu dalam kesuksesan berniaga. karena ia tidak hanya menggunakan prinsip menerima,tapi ia juga berbagi,nah inilah indahnya berbagi,Alloh akan menambah rizki yang selalu dijaga dengan zakat dan sedekah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar